Darurat Karhutla! BPBD Sumsel Temukan 88 Hotspot, Muba dan OKI Paling Rawan

Kamis 09-07-2026,16:30 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Rosdiana

SUMSEL, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah daerah.

Berdasarkan data pemantauan BPBD Sumsel yang diperbarui pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 09.30 WIB, tercatat sebanyak 88 titik panas (hotspot) tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 19 titik. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan 15 titik, disusul Muara Enim sebanyak 11 titik.

Selanjutnya, Musi Rawas Utara tercatat memiliki 9 hotspot, Kabupaten PALI 8 titik, Ogan Komering Ulu (OKU) 7 titik, Musi Rawas 6 titik, Banyuasin 4 titik, serta Lahat 3 titik.

BACA JUGA:Polres OKU Rotasi Sejumlah Pejabat, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

BACA JUGA:Aipda Elpan Safutra Harumkan Nama Polres Prabumulih Lewat Capaian IKPA 100

Sementara itu, Kabupaten Ogan Ilir dan OKU Timur masing-masing terpantau memiliki 2 titik panas. Adapun Kota Prabumulih dan Kabupaten OKU Selatan masing-masing ditemukan 1 hotspot.

BPBD Sumsel juga mencatat, sejak 1 Januari hingga 7 Juli 2026 telah terjadi 292 kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) Kementerian Lingkungan Hidup hingga Mei 2026, total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 305,39 hektare.

Untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta berbagai unsur terkait terus menggencarkan patroli darat dan udara guna mendeteksi titik api sedini mungkin.

Apabila ditemukan kebakaran, proses pemadaman dilakukan secara terpadu agar api tidak meluas.

BACA JUGA:Membanggakan! Siswi MAN 1 Lubuk Linggau Lolos Paskibraka Nasional 2026

BACA JUGA:BMKG Prediksi Cuaca Sumsel 29 Juni 2026, Mayoritas Wilayah Berawan Dua Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Dalam patroli yang dilakukan pada 7 Juli 2026, petugas menemukan sembilan lokasi kejadian karhutla. Sebaran kejadian tersebut meliputi Kabupaten PALI sebanyak dua lokasi, Banyuasin dua lokasi, serta masing-masing satu lokasi di Muara Enim, Musi Banyuasin, OKI, OKU Timur, dan Lahat. Seluruh kejadian langsung ditangani melalui operasi pemadaman darat yang didukung helikopter water bombing.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, BPBD Sumsel juga telah menyiapkan armada udara yang terdiri atas satu unit pesawat Cessna tipe C208B, satu helikopter patroli AS 355 F2 RTG, serta empat helikopter water bombing yang siap dioperasikan apabila terjadi kebakaran dalam skala besar.

Di sisi lain, prakiraan cuaca dari BMKG Sumatera Selatan masih menunjukkan peluang hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.

Kategori :