Mitsubishi Fuso Tegaskan Kesiapan Hadapi B50, Uji 40.000 Km Berjalan Sukses

Jumat 07-08-2026,20:30 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Suhendra

Aji menuturkan, uji jalan sejauh 40.000 kilometer membuktikan penggunaan B50 tidak menimbulkan dampak negatif yang berarti terhadap performa kendaraan. Sejak April 2022, seluruh lini produk Canter dan Fighter X juga telah mengadopsi teknologi Euro 4 sebagai bentuk dukungan terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA:Wamendiktisaintek: Data Jadi Kunci Daya Saing Indonesia di Era AI, Pendidikan dan Riset Harus Diperkuat

BACA JUGA:BRI Prabumulih Perkuat Dukungan bagi UMKM, KUR Disalurkan Secara Prudent dan Tepat Sasaran

Selain itu, Mitsubishi Fuso terus memberikan edukasi kepada pelanggan melalui jaringan 223 dealer di seluruh Indonesia, termasuk pelatihan mengenai preventive maintenance bagi mekanik dan konsumen.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan armada serta mendukung komitmen perusahaan dalam mewujudkan layanan Zero Downtime.

Dari sisi pengguna, penerapan B50 juga dinilai tidak menghambat operasional perusahaan transportasi. Direktur Utama PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk, Ronny Senjaya, mengungkapkan bahwa sebagian besar armada perusahaan yang berjumlah lebih dari 2.000 unit kini telah menggunakan B50, termasuk truk Mitsubishi Fuso.

Ronny menyebut armada yang beroperasi di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera hingga Sulawesi, tetap bekerja secara optimal setelah menggunakan B50. Menurutnya, tidak ditemukan gangguan berarti pada mesin kendaraan selama prosedur perawatan dijalankan dengan baik.

Ia menambahkan, keberhasilan penggunaan B50 tidak lepas dari edukasi serta pelatihan rutin yang diberikan oleh agen pemegang merek kepada tim mekanik perusahaan. Dengan penerapan perawatan yang sesuai, ribuan armada tetap dapat beroperasi secara aman dan lancar.

Melalui forum tersebut, Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM menegaskan komitmen untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar implementasi energi terbarukan di sektor transportasi dapat berlangsung efektif tanpa mengurangi produktivitas industri logistik.

Di sisi lain, Mitsubishi Fuso juga berharap pemerintah terus menjaga konsistensi mutu B50 melalui pengawasan ketat terhadap spesifikasi bahan bakar di seluruh SPBU, terutama yang berada di jalur distribusi utama antardaerah seperti wilayah Sumatera.

Kolaborasi antara pemerintah sebagai regulator, Mitsubishi Fuso sebagai produsen kendaraan, serta pelaku usaha transportasi menunjukkan bahwa transisi menuju energi yang lebih bersih dapat diwujudkan secara aman, efisien, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Kategori :