Dalam hal ini, jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas mempunyai peranan penting. Selain melakukan pemantauan, personel di lapangan juga diharapkan mampu membangun komunikasi dengan warga serta memberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran lahan.
Warga Diingatkan Tidak Membakar Lahan
Polres Prabumulih turut mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api sebagai cara untuk membuka maupun membersihkan lahan.
BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Pastikan SPPG Siap Beroperasi, Program MBG Makin Matang
BACA JUGA:Sambut HUT RI ke-81, Kades Tanjung Telang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Agustus
Pembakaran yang awalnya dilakukan dalam skala kecil dapat berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan ketika kondisi lingkungan kering dan cuaca panas. Api juga berpotensi merambat ke lahan maupun area lain di sekitarnya
Karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan. Asap yang dihasilkan juga dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Gunarto.
Laporan Masyarakat Penting untuk Deteksi Awal
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang semakin luas.
Warga yang melihat kepulan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran lahan diharapkan segera menyampaikan informasi kepada petugas. Informasi yang diterima sejak awal dapat membantu petugas menentukan langkah penanganan dengan lebih cepat.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Siaga Hadapi Kekeringan, Bantuan Air Bersih Disalurkan Berkala
BACA JUGA:Sambut HUT RI ke-81, Kades Tanjung Telang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Agustus
Bhabinkamtibmas juga terus didorong untuk menjadi penghubung antara aparat dan masyarakat. Selain menyampaikan imbauan, mereka diharapkan dapat menerima informasi dari warga terkait kondisi lingkungan maupun potensi munculnya Karhutla.
Koordinasi Antarinstansi Diperkuat
Upaya menghadapi Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Polres Prabumulih bersama Pemkot Prabumulih, TNI, BPBD dan sejumlah pihak terkait terus membangun koordinasi untuk memperkuat langkah pencegahan serta penanganan di lapangan.