2. Dermatitis Kontak Alergi
Tidak semua kulit yang mengelupas disebabkan oleh jamur. Reaksi alergi atau iritasi akibat kontak dengan bahan tertentu juga dapat menjadi pemicunya.
Misalnya, kulit dapat bereaksi terhadap sisa deterjen yang menempel pada kaus kaki.
Material tertentu pada sepatu, termasuk bahan karet atau kulit sintetis, juga bisa menimbulkan reaksi pada orang yang sensitif.
Apabila keluhan muncul setelah menggunakan produk atau bahan tertentu, coba perhatikan pemicunya. Menghindari bahan yang menyebabkan reaksi dapat membantu proses pemulihan kulit.
BACA JUGA:Jadi Obat Tradisional Turun Temurun, Ternyata Ini 4 Manfaat Kesehatan Daun Sirih
BACA JUGA:Sekarang Musimnya Raja Buah Durian, Apa Dampak Kesehatan Mengkonsumsinya
3. Merendam Kaki dengan Air Hangat
Untuk membantu memberikan rasa nyaman ketika kaki terasa gatal, Anda dapat merendamnya menggunakan air hangat suam-suam kuku.
Namun, rendaman sebaiknya tidak terlalu panas dan tidak dilakukan terlalu lama karena dapat membuat kulit semakin kering.
Jika menggunakan garam Epsom, jangan menganggapnya sebagai pengganti pengobatan antijamur apabila penyebab keluhan memang merupakan infeksi jamur.
Setelah selesai merendam, keringkan kaki secara menyeluruh, terutama bagian sela-sela jari.
4. Gunakan Obat Antijamur Bila Penyebabnya Jamur
Jika keluhan memang disebabkan oleh infeksi jamur, obat antijamur topikal yang tersedia secara bebas dapat menjadi salah satu pilihan.
BACA JUGA:Sudah Jadi Kebiasaan Masyarakat Indonesia, Tidur Sehabis Makan Bisa Tingkatkan Risiko Stroke?
BACA JUGA:Jadi Salah Satu Makanan Populer Masyarakat Indonesia, Ini 3 Manfaat Alami Kacang Merah