Panel Surya dan Budidaya Nila Jadi Terobosan Pertamina Drilling di Kampung Posa

Minggu 04-10-2026,12:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Rosdiana

Saat ini, ikan nila yang dibudidayakan masyarakat Kampung Posa telah berada pada tahap siap untuk dipasarkan.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa program mulai memasuki fase pemanfaatan ekonomi, setelah sebelumnya berfokus pada pembangunan fasilitas pendukung.

Apabila dikelola secara konsisten, hasil budidaya ikan tersebut berpotensi tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi warga, tetapi juga memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

Kegiatan tersebut juga membuka alternatif usaha bagi masyarakat di tingkat kampung, sehingga warga memiliki peluang mengembangkan sumber penghasilan dari potensi yang tersedia di lingkungan mereka sendiri.

Kepala Distrik Klamono, Octavianus Kolin, menyampaikan apresiasi atas program yang diberikan Pertamina Drilling kepada masyarakat Kampung Posa.

Ia menilai pengembangan budidaya ikan nila dapat memberikan manfaat lebih luas apabila terus dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat.

“Hari ini kita meresmikan budidaya ikan nila yang ada di Kampung Posa. Saya sangat berterima kasih kepada Pertamina Drilling yang dalam kegiatan CSR-nya masyarakat di Kampung Posa menerima manfaat dan berkelanjutan sehingga membuat ekonomi masyarakat menjadi maju,” kata Octavianus.

Menurutnya, peresmian bukan menjadi akhir dari sebuah program. Justru setelah fasilitas diserahkan, diperlukan komitmen bersama agar sarana tersebut tetap berfungsi dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Ia berharap masyarakat bersama para pemangku kepentingan dapat menjaga sekaligus mengembangkan fasilitas yang telah tersedia.

“Saya berharap kegiatan tidak sampai di peresmian tapi keberlanjutannya kita sama-sama melakukan keberlanjutan yang luar biasa. Untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi Pertamina Drilling,” ujarnya.

Keberlanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam program pemberdayaan masyarakat. Sebab, keberadaan fasilitas saja belum cukup apabila tidak diikuti dengan pengelolaan dan pemanfaatan secara konsisten.

Program di Kampung Posa menggabungkan sejumlah aspek sekaligus. Kebutuhan air bersih dipenuhi melalui sistem pengolahan air, energi matahari dimanfaatkan sebagai sumber tenaga, sedangkan budidaya ikan diarahkan untuk membuka peluang ekonomi.

Pendekatan tersebut membuat manfaat program tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara produktif.

Bagi Pertamina Drilling, program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan TJSL sekaligus bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sementara bagi warga Kampung Posa, fasilitas yang telah dibangun dapat menjadi modal untuk memenuhi kebutuhan air sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ke depan, pengelolaan secara berkelanjutan akan menjadi faktor penting dalam menentukan perkembangan program tersebut.

Kategori :