disway

Kemlu RI Pastikan WNI di Venezuela Aman di Tengah Eskalasi Konflik

Kemlu RI Pastikan WNI di Venezuela Aman di Tengah Eskalasi Konflik

Kemlu RI Pastikan WNI di Venezuela Aman di Tengah Eskalasi Konflik--foto: ig vanguardiaesp

JAKARTA, PRABUMULIHPOS.CO — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela berada dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan akibat operasi militer besar yang dilakukan Amerika Serikat terhadap negara tersebut.

Dalam keterangan resminya, Kemlu RI menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terus memantau secara intensif perkembangan situasi keamanan di Venezuela yang belakangan mengalami eskalasi signifikan.

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap kondisi keamanan di Venezuela,” demikian pernyataan Kemlu RI yang disampaikan melalui media sosial X pada Minggu, 4 Januari 2026.

Kemlu menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas, bersama perwakilan RI lainnya di kawasan Amerika Latin, secara aktif memastikan keselamatan serta kondisi seluruh WNI. Berdasarkan laporan terakhir, tidak terdapat WNI yang menjadi korban langsung akibat konflik yang terjadi.

BACA JUGA:John Herdman Set to Arrive in Indonesia Next Week as New National Team Head Coach

BACA JUGA:BRI Satukan Langkah, Siapkan Rp50 Miliar untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

“Seluruh WNI yang berada di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” ungkap Kemlu.

Meski situasi relatif terkendali bagi WNI, pemerintah tetap mengimbau agar mereka meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, serta menjalin komunikasi rutin dengan KBRI Caracas guna memudahkan koordinasi apabila terjadi kondisi darurat.

Pada ranah diplomasi, Indonesia kembali menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui cara-cara damai. Pemerintah mendorong semua pihak yang terlibat untuk menahan diri, mengedepankan dialog, serta menjamin perlindungan terhadap warga sipil.

“Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan nilai-nilai yang terkandung dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Kemlu.

BACA JUGA:AgenBRILink Perluas Akses Keuangan, Warga Perbatasan Kini Tak Perlu Jauh ke Bank

BACA JUGA:Easy Card BRI: Kartu Kredit Bunga Rendah, Tarik Tunai 24 Jam

Sementara itu, kondisi keamanan di Venezuela dilaporkan semakin tegang menyusul serangan militer Amerika Serikat yang melibatkan operasi udara, darat, dan laut terhadap sejumlah objek vital, termasuk wilayah ibu kota Caracas.

Pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026, warga Caracas dilaporkan mendengar sedikitnya tujuh ledakan di berbagai lokasi, bersamaan dengan aktivitas pesawat tempur yang terbang rendah. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal mengepul dari beberapa titik kota.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: