Bullying, Luka Tersembunyi yang Mengancam Kesehatan Mental
Bullying, Luka Tersembunyi yang Mengancam Kesehatan Mental--Foto: Freepik
Isi mimpi buruk biasanya berkaitan dengan pengalaman bullying yang pernah mereka alami atau ketakutan lain yang terkait dengan trauma. Jika kondisi ini terus berlanjut, energi, fokus, dan kestabilan emosional mereka dapat menurun.
4. Gangguan psikosomatis
Tekanan mental akibat bullying juga sering muncul dalam bentuk keluhan fisik seperti sakit kepala, nyeri perut, mual, atau ketegangan otot tanpa penyebab medis yang jelas.
Gejala psikosomatis ini sering membuat korban enggan pergi ke sekolah atau bekerja karena tubuh mereka bereaksi terhadap situasi yang memicu tekanan batin.
BACA JUGA:Tanggap Darurat! Demokrat Prabumulih Bantu Korban Kebakaran di Anak Petai
BACA JUGA:5 Tablet Murah Terbaik 2025: Performa Kencang Harga Bersahabat
5. Turunnya rasa percaya diri dan harga diri
Bullying kerap menyerang citra diri seseorang. Korban sering merasa tidak berharga, tidak cukup baik, atau tidak pantas dihargai.
Rendahnya kepercayaan diri ini dapat memengaruhi kemampuan mereka berinteraksi sosial, mengambil keputusan, hingga mencoba hal-hal baru. Bahkan, sebagian korban menyalahkan diri sendiri atas perlakuan yang mereka terima dan merasa hidupnya tidak memiliki nilai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


