Cuaca Ekstrem di Prabumulih, Puting Beliung Rusak Rumah dan Lukai Lansia

Cuaca Ekstrem di Prabumulih, Puting Beliung Rusak Rumah dan Lukai Lansia

Cuaca Ekstrem di Prabumulih, Puting Beliung Rusak Rumah dan Lukai Lansia--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.COCuaca ekstrem melanda kawasan Perumahan Griya Pesona Al-Fatih, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota PRABUMULIH, Sabtu (5/9/2026) siang. Angin puting beliung dilaporkan menerjang permukiman warga sekitar pukul 12.45 WIB.

Kencangnya hembusan angin menyebabkan sebuah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Selain kerusakan bangunan, peristiwa tersebut juga menyebabkan seorang perempuan lanjut usia berusia 68 tahun bernama Mi’a mengalami luka pada bagian kepala.

Korban terluka setelah terkena material bangunan yang terdampak terjangan angin. Setelah kejadian, korban langsung mendapat pertolongan dan kemudian dibawa ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut.

Lurah Cambai, Yuniarti Wulandari SH, bersama jajaran perangkat RT dan RW segera menuju lokasi setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut. Mereka melakukan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi warga yang terdampak.

BACA JUGA:Modus Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Masih Marak, Warga Prabumulih Diminta Waspada

BACA JUGA:Kipas Angin Kotor Bisa Bikin Hembusan Lemah, Ini 5 Cara Membersihkannya

Yuniarti membenarkan adanya peristiwa angin puting beliung di wilayahnya. Ia menyebut, dampak utama yang terlihat berupa kerusakan pada bagian atap salah satu rumah warga.

“Tidak ada korban jiwa. Ada satu korban, yakni ibu Mi’a yang berusia sekitar 68 tahun. Beliau tertimpa material akibat angin puting beliung dan sekarang sedang mendapatkan penanganan di UGD rumah sakit,” kata Yuniarti, Sabtu (5/9/2026).

Ia menjelaskan, rumah yang terdampak berada di lingkungan Perumahan Griya Pesona Al-Fatih, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu salat Zuhur. Selain menyebabkan seorang warga terluka, angin kencang juga membuat bagian atap rumah mengalami kerusakan.

“Ke­jadiannya setelah salat Zuhur tadi. Bagian rumah yang mengalami kerusakan adalah atap,” ujarnya.

BACA JUGA:Tiga Desa di Prabumulih Mulai Kekeringan, Warga Andalkan Bantuan Air BPBD

BACA JUGA:Polres Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Empat Keluarga Korban Kebakaran di Pasar I

Pasca kejadian, Yuniarti mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati menghadapi potensi cuaca ekstrem. Menurutnya, perubahan kondisi cuaca yang berlangsung secara cepat dapat meningkatkan risiko munculnya angin kencang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait