Dua Kali Musibah Kebakaran, SMP Muhammadiyah Prabumulih Rugi Lebih dari Rp 100 Juta

Dua Kali Musibah Kebakaran, SMP Muhammadiyah Prabumulih Rugi Lebih dari Rp 100 Juta--Foto: Prabupos
"Kebakaran berawal dari konsleting listrik di ruang PCM dan dengan cepat api menyebar ke dua ruang lainnya," jelas AKP A Yani.
Tim pemadam kebakaran, yang terdiri dari lima unit mobil damkar, bekerja sama dengan pihak kepolisian dan warga setempat untuk memadamkan api. "Kami segera bergerak bersama masyarakat untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tambahnya.
BACA JUGA:Meningkatkan Ketahanan Pangan, Prabumulih Bangun Kolam Ikan dan Bioflok
BACA JUGA:DPRD Prabumulih Fokus pada Raperda APBD 2025: Menuju Kesejahteraan Masyarakat
Sebagai pengingat, kebakaran pertama kali terjadi pada Sabtu, 10 Agustus 2024, sekitar pukul 13.30 WIB, di ruangan perpustakaan yang diduga disebabkan oleh konsleting listrik di bagian atap.
Kejadian ini mengejutkan siswa yang tengah mengikuti latihan baris berbaris di lapangan sekolah sebagai persiapan lomba 17 Agustus. Mereka segera melihat asap yang keluar dari atap dan melapor ke guru. Guru kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemkot Prabumulih datang dengan cepat dan berhasil mengendalikan api sebelum menyebar ke bagian sekolah lainnya. Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam, namun meski api berhasil dipadamkan, banyak buku yang hangus terbakar, sementara sebagian lagi rusak akibat terkena air dari pemadam.
Kepala BPBD Pemkot Prabumulih, Sriyono SH, mengonfirmasi bahwa api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa.
BACA JUGA:Empat Kelurahan Prabumulih Rawan Banjir, Camat Ingatkan Pentingnya Gotong Royong
BACA JUGA:PPPK Prabumulih: Peluang Sanggahan bagi Pelamar yang Tidak Memenuhi Syarat
"Tim kami segera terjun ke lokasi setelah mendapatkan laporan kejadian. Kami menduga kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik di bagian atas ruang perpustakaan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: