Oppo, OnePlus, dan Realme Bakal Satu Payung, Ini Dampaknya
Oppo, OnePlus, dan Realme Bakal Satu Payung, Ini Dampaknya Foto: Ros Prabupos--
PRABUMULIHPOS.CO - Merek ponsel Realme dikabarkan akan kembali berada di bawah naungan Oppo dan tidak lagi beroperasi sebagai merek independen. Informasi ini mencuat setelah laporan dari Gizchina dan media teknologi China, Leifeng, yang mengutip sumber internal perusahaan.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Oppo tengah melakukan restrukturisasi organisasi, di mana Realme akan diposisikan ulang sebagai submerek Oppo. Meski demikian, Sky Li, pendiri sekaligus CEO Realme, dikabarkan tetap memegang kendali dan akan terus memimpin Realme dalam struktur baru tersebut.
- Oppo Jadi Merek Utama, Realme dan OnePlus sebagai Submerek
Melalui penyesuaian ini, Oppo akan bertindak sebagai merek induk, sementara Realme dan OnePlus akan beroperasi sebagai submerek pelengkap. Masing-masing tetap memiliki strategi pemasaran sendiri, namun berada dalam satu ekosistem manajemen.
Langkah ini disebut-sebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, memperkuat sinergi internal, serta mendukung ekspansi global Oppo yang semakin agresif di berbagai pasar.
BACA JUGA:Oppo Pad Air5 Resmi Meluncur 25 Desember 2025, Bawa Layar 2,8K dan Baterai Jumbo
BACA JUGA:Oppo Pad Neo, Tablet Ringan dengan Layar Ramah Mata dan Performa Andal
- Peluncuran Produk Realme Tetap Berjalan
Meski statusnya berubah, laporan tersebut menegaskan bahwa tidak akan ada dampak terhadap jadwal peluncuran produk Realme. Seluruh perangkat yang sudah direncanakan akan tetap dirilis sesuai jadwal.
Selain itu, Realme juga dikabarkan akan terintegrasi ke dalam sistem layanan purnajual Oppo, yang mencakup lebih dari 5.000 gerai fisik di seluruh China. Integrasi ini dinilai dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepercayaan konsumen terhadap merek Realme.
- Era Baru Pasca Bubarnya BBK Electronics
Sebagai informasi, BBK Electronics—grup besar yang sebelumnya menaungi Oppo, Vivo, OnePlus, iQOO, dan Realme—telah resmi dibubarkan pada tahun 2023. Setelah pembubaran tersebut, struktur bisnis digantikan oleh tiga entitas utama, yakni Oppo, Vivo, dan imoo.
Oppo dan Vivo kini menjadi pemain utama di industri smartphone, sementara imoo fokus mengembangkan perangkat jam tangan pintar khusus anak-anak.
BACA JUGA:Oppo Pad 5 & OnePlus Pad 2: Tablet Kencang dengan Layar 3K 144Hz Segera Hadir
BACA JUGA:Diskon Akhir Tahun! HP Flagship iPhone, Xiaomi, dan Oppo Lebih Terjangkau
- Dampak bagi Pasar Smartphone
Jika kabar ini benar, kembalinya Realme sebagai submerek Oppo berpotensi memperkuat posisi Oppo Group dalam persaingan global. Realme selama ini dikenal agresif di segmen harga terjangkau hingga menengah, sementara Oppo lebih kuat di kelas menengah atas.
Kombinasi keduanya dinilai dapat menciptakan strategi pasar yang lebih solid, terutama di negara berkembang dan pasar Asia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


