Bumdes Karangan Prabumulih Panen 15 Ton Semangka, Dana Desa Jadi Mesin Cuan

Bumdes Karangan Prabumulih Panen 15 Ton Semangka, Dana Desa Jadi Mesin Cuan

Bumdes Karangan Prabumulih Panen 15 Ton Semangka, Dana Desa Jadi Mesin Cuan--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CODesa Karangan, yang berada di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, berhasil mengembangkan sektor pertanian melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan menanam semangka.

Panen perdana digelar pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 10.00 WIB, dengan hasil mencapai 15 ton dari lahan seluas 1,5 hektare. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan dana desa untuk kegiatan produktif dapat memberikan manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat setempat.

Acara panen dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Prabumulih, antara lain Asisten II Setda Kota Prabumulih Drs. H. Muhammad Ali, M.Si., Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kominfo, serta Kapolsek RKT Ipda Wendy K.

Semangka yang dipanen memiliki ukuran besar dan daging buah merah segar. Dengan harga pasar berkisar antara Rp7.000–Rp8.000 per kilogram, panen ini diperkirakan akan memberikan keuntungan signifikan bagi Bumdes Desa Karangan.

Muhammad Ali menekankan bahwa keberhasilan panen semangka ini merupakan bukti konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki Kota Prabumulih.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas hortikultura seperti semangka bisa menjadi strategi efektif untuk meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus membantu menekan inflasi.

BACA JUGA:Ratusan LPG 3 Kg Ludes dalam Sejam, Warga Muara Dua Serbu Operasi Pasar

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran, Wali Kota Prabumulih Imbau Warga Titipkan Rumah ke Tetangga

“Lahan di Kota Prabumulih sangat subur dan memiliki potensi besar. Selain cocok untuk tanaman perkebunan seperti karet, lahan ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis pertanian, termasuk buah-buahan dan sayuran,” ujar Muhammad Ali. Ia menekankan bahwa pengembangan sektor pertanian secara serius dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, AMd., menyebut bahwa panen raya semangka ini merupakan hasil kerja sama masyarakat desa dalam memanfaatkan lahan secara produktif.

Melalui Bumdes Sejahtera Desa Karangan, program penanaman semangka yang menggunakan dana desa tahun 2025 berhasil memberikan hasil maksimal.

“Alhamdulillah, dari lahan 1,5 hektare ini kami berhasil memanen sekitar 15 ton semangka. Ini membuktikan bahwa dana desa bila dikelola di sektor pertanian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Yayan.

Ia menambahkan bahwa semangka yang dipanen memiliki kualitas baik, dengan ukuran besar dan rasa manis, serta daging merah segar.

Hasil panen tersebut sudah memiliki pembeli, dan keuntungan yang diperoleh akan disimpan dalam kas Bumdes untuk pengembangan usaha desa di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: