BACA JUGA:Enak dan Lezat, Ini Manfaat Konsumsi Nasi Samin yang Jadi Favorit Masyarakat Indonesia
BACA JUGA:Sering Stres Berlebihan? Coba Terapkan 6 Cara Mengatasinya
Selain berbagai komplikasi yang telah dijelaskan sebelumnya, hal yang paling sering terjadi adalah kerusakan pada usus.
Perlu kamu tahu, diare yang parah dan berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan usus, terutama jika disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit.
Dengan begitu, diare pada anak ini dapat menyebabkan masalah pencernaan kronis atau gangguan penyerapan nutrisi jika tidak segera diobati.
5. Gangguan Keseimbangan Elektrolit
BACA JUGA:Pilihan Sehat Setelah Lebaran, Ini 5 Minuman yang Bantu Turunkan Darah Tinggi
Perlu kamu tahu, diare yang berkepanjangan dan tak kunjung sembuh dapat menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit.
Adapun gangguan keseimbangan elektrolit yang dapat terjadi diantaranya kekurangan natrium, kalium, dan klorida dalam tubuh bayi.
Nah, gangguan seperti ini dapat menyebabkan masalah serius yakni jantung, kejang, atau koma.
6. Komplikasi Medis Lainnya
BACA JUGA:Hati-Hati Jika Tak Ingin Daya Ingat Menurun, Ini 5 Makanan yang Bisa Merusak Otak
BACA JUGA:Miliki Rasa yang Lezat dan Manis, Ini 5 Manfaat Buah Sawo yang Jadi Favorit Masyarakat Indonesia
Bahaya yang dialami si kecil jika mengalami sakit diare dapat beresiko terhadap komplikasi lainnya.
Diare yang tidak segera ditangani atau diobati dengan baik pada bayi dapat meningkatkan risiko komplikasi medis lainnya yang bahkan dapat mengancam nyawa si kecil.