Pembangunan Masjid Negara ini juga mencerminkan komitmen untuk meningkatkan layanan keagamaan yang adil dan merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu misi utama Kabinet Merah-Putih.
Masjid ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk area parkir yang luas. Terdapat 4 lot khusus untuk VVIP, 1 lot untuk difabel, serta 5 lot untuk bus. Lantai dasar juga akan menyediakan 64 lot parkir di area pelataran.
Bangunan masjid ini terdiri dari tiga bagian utama: kubah utama, plaza terbuka, dan menara (minaret). Kubah masjid dirancang dengan simbolisme bentuk sorban dan galaksi, yang melambangkan alam semesta yang tak terbatas. Plaza terbuka akan memberikan arahan yang jelas menuju kiblat, sementara menara masjid, dengan ketinggian 99 meter, melambangkan asmaul husna dan simbol doa yang dipanjatkan serta nilai-nilai ketuhanan.
Keberadaan Masjid Negara di IKN nantinya akan menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual yang inklusif, menyambut seluruh rakyat Indonesia untuk beribadah dan berpartisipasi dalam kehidupan keagamaan yang lebih harmonis.