“Jika masyarakat sehat dan rajin memeriksa kondisi tubuhnya, dampaknya positif bagi individu maupun pembangunan kesehatan di Kota Prabumulih,” pungkas Djoko.
BACA JUGA:SPPG Dapur MBG Resmi Dibuka, Dorong Gizi dan Ekonomi Lokal Prabumulih
BACA JUGA:Dukungan Pertagas, Koperasi Miwa Dorong Nanas Prabumulih Menembus Pasar Dunia
Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmennya menjaga jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu.
Berbeda dengan beberapa daerah yang menonaktifkan peserta PBI BPJS, Prabumulih memastikan peserta tetap aktif. Bahkan, pada 2026, pemerintah daerah berencana menambah kuota peserta PBI secara signifikan.
“Kami tidak menonaktifkan penerima bantuan iuran kesehatan. Tahun ini, rencananya Pak Wali akan menambah kuota dari 28.000 menjadi 32.000 peserta,” jelas Djoko, Kamis (8/1).