Di sisi lain, sektor video bukan keunggulan utama X-E5. Fitur perekaman videonya masih kalah lengkap dibanding model Fujifilm lain seperti X-T5, dan belum mendukung perekaman RAW video.
BACA JUGA:Samsung Galaxy S26 Diprediksi Rilis Awal 2026, Andalkan AI, Kamera Canggih, dan Performa Flagship
BACA JUGA:Motorola Razr Fold Debut Global, Andalkan Layar LTPO 8 Inci dan Kamera Kelas Flagship
- Harga dan Target Pengguna
Di pasar global, Fujifilm X-E5 dibanderol mulai dari:
- USD 1.699 (body only)
- USD 1.899 (paket dengan lensa 23mm f/2.8)
Harga tersebut menempatkan X-E5 sebagai kamera premium APS-C. Meski secara spesifikasi value-nya kerap dibandingkan dengan Fujifilm X-T5 atau bahkan kamera full-frame pesaing, X-E5 ditujukan bagi pengguna yang lebih mengutamakan desain, ukuran ringkas, dan pengalaman memotret.
Fujifilm X-E5 bukan kamera untuk semua orang. Namun, bagi fotografer yang menginginkan kamera mirrorless kecil, ringan, bergaya klasik, dengan kualitas gambar tinggi dan warna khas Fujifilm, X-E5 menjadi pilihan yang sangat menggoda.