Atap Pelana vs Atap Perisai: Mana yang Paling Cocok untuk Rumah Tropis?

Rabu 25-02-2026,14:20 WIB
Reporter : Erna
Editor : Ros Diana

Bagian gunungan lebih rentan terhadap kerusakan atau kebocoran akibat paparan langsung cuaca.

Perlindungan terhadap angin dan hujan kurang maksimal pada sisi ujung bangunan.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Perisai

Kelebihan:

Menutup seluruh sisi rumah sehingga perlindungan dari panas dan hujan lebih optimal.

Lebih stabil menghadapi tekanan angin karena bentuknya yang aerodinamis.

Memberikan kesan bangunan yang lebih kokoh dan elegan.

Kekurangan:

Proses konstruksi lebih rumit dan memerlukan biaya lebih besar.

Banyaknya sambungan berpotensi menjadi titik kebocoran jika pemasangan kurang rapi.

Membutuhkan material rangka dan genteng dalam jumlah lebih banyak.

Baik atap pelana maupun atap perisai sama-sama sesuai diterapkan pada hunian di wilayah tropis. Atap pelana unggul dalam hal efisiensi dan kesederhanaan konstruksi, sedangkan atap perisai menawarkan perlindungan yang lebih menyeluruh meskipun memerlukan biaya dan pengerjaan yang lebih kompleks.

Pemilihan model atap sebaiknya mempertimbangkan kondisi bangunan, anggaran yang tersedia, konsep desain rumah, serta kualitas pemasangan agar atap dapat berfungsi secara maksimal dan bertahan dalam jangka panjang.

Kategori :