PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO — Setelah menjalani ibadah Ramadan yang penuh makna dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga, aktivitas pemerintahan di Kota Prabumulih kembali normal.
Kembalinya rutinitas kerja kali ini terasa istimewa, karena dibarengi semangat baru yang lahir dari nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan yang diperoleh selama bulan suci.
Pada Jumat pagi (27/03/2026), halaman Kantor Pemerintah Kota Prabumulih tampak lebih hidup dari biasanya. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul untuk mengikuti senam bersama—kegiatan rutin yang selain menjaga kebugaran juga mempererat hubungan antarpegawai.
Senam pagi ini bukan sekadar olahraga. Kegiatan tersebut menjadi simbol memulai kembali ritme kerja setelah libur panjang. Suasana hangat, penuh canda dan sapaan ramah, serta gerakan senam yang kompak, menunjukkan kekompakan ASN dalam menyongsong tugas pelayanan publik.
BACA JUGA:Ayo Daftar! Bank Sampah Prabumulih Buka Lowongan Kerja
BACA JUGA:Keceriaan Anak Yatim Prabumulih Menyambut Lebaran Bersama PHR Zona 4
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan seluruh ASN agar nilai-nilai positif dari bulan Ramadan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya menjaga hati tetap bersih, semangat yang diperbarui, serta komitmen tinggi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Setelah Ramadan dan Idulfitri, mari kita jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, semangat baru, dan dedikasi untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya,” pesannya.
Selain menjaga kebugaran, senam bersama ini juga menjadi refleksi semangat kolektif ASN. Setelah jeda yang sarat makna, kini seluruh pegawai siap melangkah dengan energi positif dan rasa kebersamaan yang semakin erat.
BACA JUGA:Keceriaan Anak Yatim Prabumulih Menyambut Lebaran Bersama PHR Zona 4
BACA JUGA:ASN Prabumulih Wajib Masuk Usai Libur Lebaran, Sekda Tegaskan Tak Ada Toleransi Bolos
Di bawah sinar matahari pagi yang cerah, setiap gerakan senam menjadi simbol awal yang baru.
ASN Prabumulih tidak hanya kembali menjalankan pekerjaan, tetapi juga meneguhkan nilai disiplin, integritas, dan kerja sama dalam setiap pengabdian.
Pelayanan publik yang optimal lahir tidak hanya dari profesionalitas, tetapi juga dari tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, serta sinergi yang solid di lingkungan kerja.