Pemkot Prabumulih Siapkan Absensi ASN Lewat Android, Fingerprint Segera Ditinggalkan

Senin 06-07-2026,09:30 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih tengah mempersiapkan penerapan sistem absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis aplikasi Android sebagai bagian dari langkah percepatan digitalisasi layanan pemerintahan.

Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan pegawai, memperkuat transparansi dalam pengelolaan kehadiran, sekaligus menciptakan tata kelola birokrasi yang lebih efisien, modern, dan akuntabel.

Di era kepemimpinan Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Wakil Wali Kota Franky Nasril, S.Kom., M.M., sistem absensi digital ini akan menggantikan metode sebelumnya yang masih mengandalkan perangkat fingerprint dan face recognition.

Selain memberikan kemudahan dalam proses pencatatan kehadiran, aplikasi baru ini juga dirancang untuk meminimalkan peluang terjadinya penyalahgunaan maupun manipulasi data absensi.

BACA JUGA:KWT Srikandi Jadi Motor Ketahanan Pangan di Gunung Ibul Utara, Pekarangan Disulap Jadi Kebun Produktif

BACA JUGA:Karang Taruna Sinar Rambang Sukses Satukan Warga Lewat Turnamen Mobile Legends dan Nobar Piala Dunia

Penerapannya akan mencakup seluruh ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih, Efran Santiaji ST, menjelaskan bahwa berbagai tahapan persiapan telah dilakukan sebelum sistem tersebut diimplementasikan secara penuh.

Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi kepada para pengelola kepegawaian di setiap perangkat daerah agar pelaksanaan kebijakan dapat berjalan secara seragam.

Menurut Efran, sosialisasi itu diikuti kepala subbagian kepegawaian dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB), hingga satuan pendidikan tingkat SD dan SMP.

BACA JUGA:Dua Kades Asal Prabumulih Asah Kompetensi Kepemimpinan Lewat Program di Universitas Indonesia

BACA JUGA:PT Radita Autoprima Serahkan 10 Bentor untuk Koperasi Merah Putih di Prabumulih

"Sosialisasinya juga diikuti sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP," ujarnya.

Ia menambahkan, aplikasi berbasis Android dipilih karena mampu menyajikan data kehadiran yang lebih akurat. Sistem tersebut telah terintegrasi dengan teknologi Global Positioning System (GPS) yang dapat mendeteksi lokasi pegawai saat melakukan absensi.

Melalui fitur tersebut, pemerintah dapat memastikan proses absensi dilakukan dari lokasi kerja yang telah ditentukan. Selain meningkatkan akurasi data, sistem ini juga menjadi upaya mencegah praktik kecurangan dalam pencatatan kehadiran.

Kategori :