Genteng vs Seng: Mana yang Lebih Awet dan Hemat untuk Atap Rumah?

Rabu 19-08-2026,08:51 WIB
Reporter : Erna
Editor : Rosdiana

Lama pemakaiannya sangat bergantung pada kualitas material, ketebalan, serta jenis pelapis yang digunakan.

Salah satu masalah yang perlu diperhatikan adalah korosi.

Seng lebih mudah mengalami karat ketika terus-menerus terpapar kelembapan.

Namun, produk seng modern yang telah dilengkapi lapisan pelindung memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan produk seng biasa.

Bagaimana dengan Suhu di Dalam Rumah?

BACA JUGA:Atap Datar vs Atap Miring: Kelebihan dan Kekurangannya

BACA JUGA:Tak Perlu Khawatir Bocor! Ini 5 Rekomendasi Atap Rumah yang Awet dan Terjangkau

Kondisi atap juga berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan suhu di dalam hunian.

Genteng cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghambat panas dari matahari masuk secara langsung ke ruang di bawahnya.

Karakter tersebut membuat genteng cukup sesuai digunakan pada wilayah beriklim tropis.

Dengan konstruksi atap dan ventilasi yang baik, ruangan dapat terasa lebih nyaman ketika cuaca sedang terik.

Berbeda dengan genteng, seng merupakan material yang relatif cepat menerima dan menghantarkan panas.

Akibatnya, rumah dengan atap seng dapat terasa lebih panas pada siang hari.

BACA JUGA:Baja Ringan vs Kayu untuk Rangka Atap, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

BACA JUGA:Daftar Harga dan Jenis Atap Rumah Terbaru 2026, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Meski demikian, bukan berarti penggunaan seng tidak cocok untuk daerah panas.

Kategori :