Sekrup, paku, atau bagian sambungan yang mulai longgar dapat menjadi celah masuknya air hujan.
Karat juga perlu segera ditangani agar tidak menyebar dan mengurangi kekuatan lembaran seng.
Pemeriksaan rutin dapat membantu memperpanjang usia pemakaian atap.
Pilihan Desain Juga Bisa Menjadi Pertimbangan
Selain fungsi, tampilan atap juga berpengaruh terhadap karakter sebuah rumah.
Genteng tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, warna, dan jenis material sehingga relatif mudah disesuaikan dengan konsep hunian.
Material ini dapat digunakan pada rumah bergaya klasik, tradisional, hingga desain modern.
BACA JUGA:Panduan Memilih Atap Kanopi: Jenis, Fungsi, dan Kisaran Biaya Terbaru
BACA JUGA:Atap Polycarbonate 2026: Tahan Cuaca Ekstrem, Tapi Bagaimana Soal Panas dan Suara?
Seng memiliki karakter visual yang lebih sederhana dan mengutamakan fungsi.
Meski begitu, tampilannya justru dapat menyatu dengan baik pada rumah bergaya minimalis, industrial, maupun bangunan yang mengusung konsep sederhana.
Genteng atau Seng, Mana yang Lebih Tepat?
Tidak ada satu material yang paling cocok untuk semua rumah.
Pemilihan antara genteng dan seng sebaiknya mempertimbangkan anggaran, kondisi iklim, kekuatan rangka, desain bangunan, serta target usia pemakaian.
Jika prioritas utama adalah ketahanan jangka panjang, kenyamanan suhu, dan tampilan yang lebih beragam, genteng dapat menjadi pilihan yang lebih menarik meskipun membutuhkan modal awal lebih besar.
BACA JUGA:Atap Bitumen Kian Diminati di 2026, Simak Kelebihan, Kekurangan dan Kisaran Harganya