PRABUMULIHPOS.CO - Air sumur masih menjadi salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pengambilannya bisa dilakukan secara manual menggunakan ember dan tali, maupun dengan bantuan pompa air.
Meski berasal dari sumber air tanah yang sama, kondisi air sumur di setiap rumah belum tentu memiliki kualitas yang serupa.
Karena itu, kondisi air sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sebelum digunakan.
Air yang berubah warna, keruh, atau mengeluarkan aroma tidak sedap dapat menjadi tanda adanya masalah pada sumber maupun lingkungan sekitar sumur.
BACA JUGA:Revolusi Produksi Migas: Well Intervention PEP Zona 4 Tingkatkan Output Sumur Eksisting
BACA JUGA:Sumur Bor vs Sumur Gali, Mana yang Lebih Baik untuk Rumah? Ini Perbedaannya
Idealnya, air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga memiliki kondisi jernih, tidak berwarna, dan tidak mengeluarkan bau menyengat.
Jika air sumur tiba-tiba berbau, sebaiknya jangan langsung digunakan, terutama untuk kebutuhan konsumsi, sebelum diketahui penyebabnya.
Penyebab Air Sumur Mengeluarkan Bau
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan air sumur memiliki aroma tidak sedap.
Berikut sejumlah penyebab yang umum terjadi.
1. Kandungan Gas Hidrogen Sulfida
Salah satu penyebab air sumur berbau seperti telur busuk adalah keberadaan gas hidrogen sulfida (H2S).
BACA JUGA:Workover 51 Sumur, Produksi Minyak PEP Zona 4 Melonjak