Targetnya, seluruh responden yang menjadi sasaran dapat terdata sebelum masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 selesai.
“Ini tantangan bagi kami untuk menuntaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi. Mudah-mudahan dengan dukungan semua masyarakat, pelaku usaha yang belum didata akan melaporkan untuk didata,” harap Jupni.
Ia pun mengimbau masyarakat dan pelaku usaha yang belum memberikan data agar tidak ragu menerima petugas sensus. Bagi responden yang belum sempat ditemui, Jupni meminta agar memberikan kesempatan kepada petugas untuk melakukan pendataan.
Menurutnya, keberhasilan sensus bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS. Partisipasi masyarakat dan dunia usaha sangat menentukan kelengkapan serta kualitas data yang dihasilkan.
Semakin tinggi tingkat partisipasi responden, semakin lengkap pula informasi mengenai aktivitas ekonomi yang dapat dipetakan.
Dengan data yang lebih menyeluruh, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi perekonomian Kota Prabumulih secara lebih utuh sekaligus menjadi bagian dari potret ekonomi nasional.
“Yang belum bersedia, mudah-mudahan Allah bukakan pintu hati mereka untuk bersedia didata, karena ini memang potret ekonomi makro Prabumulih dan nasional,” pungkas Jupni.