3. Jangan mengemudi setelah mengonsumsi alkohol atau obat tertentu
Alkohol maupun sejumlah obat dapat menyebabkan kantuk dan menurunkan kemampuan seseorang dalam merespons situasi di jalan.
Pastikan membaca efek samping obat yang dikonsumsi dan hindari mengemudi apabila menimbulkan rasa kantuk.
4. Berhenti secara berkala
Perjalanan panjang sebaiknya tidak dilakukan tanpa jeda. Berhentilah sekitar setiap dua jam untuk beristirahat, terutama ketika mulai merasa lelah.
Manfaatkan rest area atau lokasi aman untuk keluar dari kendaraan dan memulihkan kondisi tubuh.
5. Gunakan musik sebagai stimulus
Memutar musik yang disukai dapat menjadi salah satu cara memberikan rangsangan agar pikiran tidak mudah kehilangan fokus.
Namun, musik bukan pengganti istirahat. Jika rasa kantuk mulai muncul, tetap prioritaskan berhenti dan beristirahat.
6. Konsumsi kopi bila diperlukan
BACA JUGA:Jangan Asal Beli! Ini 7 Tips Memilih Tanaman Hias Unik agar Tak Salah Pilih
BACA JUGA:Jangan Asal Beli! Ini 6 Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula
Kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan untuk sementara waktu. Minum kopi bisa menjadi salah satu pilihan ketika tubuh mulai lelah, tetapi efeknya tidak berlangsung selamanya.
Jangan menjadikan kopi sebagai alasan untuk terus berkendara ketika sudah sangat mengantuk.
7. Segera menepi jika rasa kantuk muncul
Ini merupakan langkah yang paling penting. Apabila mata mulai berat, sering menguap, sulit berkonsentrasi, atau merasa tidak mengingat beberapa bagian perjalanan, segera cari tempat aman untuk berhenti.