Mengukus atau Merebus, Mana yang Lebih Sehat? Ini Perbedaan Kandungan Gizinya

Senin 26-10-2026,09:30 WIB
Reporter : Erna
Editor : Rosdiana

BACA JUGA:5 Minyak Alami yang Kaya Vitamin E, Bisa Jadi Pilihan untuk Memenuhi Kebutuhan Harian

Untuk mengurangi kehilangan nutrisi, bahan makanan sebaiknya tidak direbus melebihi waktu yang diperlukan. Air rebusan juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai kuah sup atau kaldu apabila sesuai dengan jenis makanan dan kebutuhan pengolahannya.

Mana yang Lebih Baik untuk Mempertahankan Vitamin?

Apabila prioritasnya adalah menjaga kandungan nutrisi, mengukus sering menjadi pilihan yang lebih menguntungkan, khususnya untuk sayuran yang kaya vitamin larut air.

Sejumlah pembahasan mengenai teknik memasak, termasuk yang dimuat Health, menyoroti bahwa pengukusan dapat membantu mempertahankan vitamin C, beta-karoten, dan senyawa antioksidan tertentu lebih baik dibandingkan perebusan pada kondisi tertentu.

Perbedaannya dapat semakin terlihat ketika sayuran direbus terlalu lama atau menggunakan air dalam jumlah besar. Sebaliknya, pengukusan dengan durasi yang sesuai dapat mengurangi kontak langsung antara bahan makanan dan air.

Namun, hasilnya tidak selalu sama untuk setiap jenis sayuran. Kandungan gizi juga dipengaruhi oleh kondisi bahan sebelum dimasak, suhu, durasi pemanasan, serta jenis nutrisi yang diukur.

Pada sayuran dari keluarga cruciferous, seperti brokoli, kubis, dan kembang kol, teknik pengolahan juga dapat memengaruhi jumlah senyawa alami yang tersisa setelah dimasak. Karena itu, mengukus dalam waktu yang tidak berlebihan dapat menjadi alternatif yang baik untuk menjaga kualitas sayuran.

Tips Memasak agar Kandungan Gizi Tidak Banyak Berkurang

Baik mengukus maupun merebus dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Agar manfaat makanan tetap optimal, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan.

- Batasi waktu memasak. Hindari memanaskan sayuran terlalu lama agar tekstur dan kandungan vitamin yang sensitif terhadap panas lebih terjaga.

- Gunakan air secukupnya saat merebus. Cara ini dapat mengurangi jumlah nutrisi yang berpindah ke dalam cairan.

- Manfaatkan air rebusan. Untuk makanan yang cocok diolah menjadi sup atau kuah, cairan bekas rebusan dapat digunakan kembali.

- Sesuaikan metode dengan bahan makanan. Mengukus cocok untuk menjaga tekstur sejumlah sayuran dan ikan, sedangkan merebus efektif untuk melunakkan kentang, ubi, serta kacang-kacangan.

- Perhatikan tingkat kematangan. Pastikan daging, ikan, dan bahan makanan lainnya dimasak hingga aman dikonsumsi.

BACA JUGA:Daun Ubi Jalar Kaya Nutrisi, Benarkah Bisa Membantu Keluhan Asam Urat?

Kategori :