Korban Tertabrak KA Batubara di Pangkul Berhasil Diidentifikasi Polisi
Korban Tertabrak KA Batubara di Pangkul Berhasil Diidentifikasi Polisi--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kepolisian Resor (Polres) PRABUMULIH menangani penemuan seorang perempuan yang diduga menjadi korban kecelakaan kereta api (KA) batubara di wilayah Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota PRABUMULIH, Senin (7/9/2026).
Penanganan kejadian tersebut melibatkan personel Polres Prabumulih, Polsek Cambai, serta Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Prabumulih.
Korban diketahui bernama Ertasiah (52), warga Desa Pangkul. Sehari-hari, korban merupakan ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai petani karet dan membuat kue untuk dititipkan di sejumlah warung.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar jalur rel kereta api KM 8, Desa Pangkul. Dugaan sementara, korban menjadi korban kecelakaan yang melibatkan kereta api batubara dengan rute Kertapati–Tanjung Enim.
BACA JUGA:Musim Kemarau Makin Terik, Ketua DPRD Prabumulih Serukan Pencegahan Karhutla
BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Beri Penghargaan kepada 25 Personel Berdedikasi
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah petugas Pengamanan Objek Vital Kereta Api (Polsuska), M. Runzul Fahmi, menerima informasi dari masinis mengenai adanya kejadian di jalur rel tersebut.
Mendapat laporan itu, jajaran Polres Prabumulih bersama Polsek Cambai dan Tim Inafis langsung menuju lokasi. Petugas kemudian memasang pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan.
Dalam proses olah TKP, polisi memeriksa posisi korban, mendokumentasikan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian.
Identitas korban kemudian berhasil diketahui melalui kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di dalam tas milik korban.
BACA JUGA:Lima Tahun Berjalan, Program Bedah Rumah Perta-Samtan Gas Sasar 10 Warga
BACA JUGA:Cegah Karhutlahbun, Tim Satgas Polri Edukasi Warga Prabumulih Timur
Informasi mengenai identitas tersebut selanjutnya disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pangkul, Bripda Gilang. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Kepala Desa Pangkul Zakaria untuk meneruskan informasi tersebut kepada keluarga korban.
Usai proses penanganan di lokasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis dan penanganan sesuai prosedur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
