Mengenal Nugal, Tradisi Menanam Padi Suku Rambang

Mengenal Nugal, Tradisi Menanam Padi Suku Rambang

-Mengenal Nugal, Tradisi Menanam Padi Suku Rambang-

BACA JUGA:Cara Mudah Dapatkan Saldo DANA Gratis di Aplikasi Brimo, Cuma Modal Rebahan

BACA JUGA:Modal KTP Langsung Cair! Begini Cara Ajukan Pinjaman di BCA Mobile

Tradisi ini, selain menerapkan sifat tolong menolong, juga memupuk kekeluargaan antar warga, sekaligus membangun silaturahmi agar tetap harmonis.

Nugal tersebut juga merupakan tradisi turun-temurun yang ada sejak zaman nenek moyang dahulu, dan kini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat.

 

BACA JUGA:Modal Main Game Dapat Saldo DANA Gratis, Hitungan Detik Langsung Cuan, Buktikan Sekarang!

BACA JUGA:Buruan Klaim Saldo Dana Gratis Hari Ini 18 September 2023, Klik Linknya Sekarang Juga

Dan biasanya orang yang turut melaksakan kegiatan nugal dijamu dengan beragam makanan beserta minuman dari si pemilik ume. 

Ume merupakan salah satu tempat kegiatan proses nugal atau menaman benih padi. Ume

 

BACA JUGA:Selamat Purnabakti Terima Kasih Ridho - Fikri, Wako - Wawako Prabumulih Dua Periode

BACA JUGA:TANPA RIBA! Cara Pinjam Online Berbasis Syariah Langsung Cair dari BSI, Tanpa Bunga

Di sanalah tingkat keseruannya dan rasa kekeluargaannya muncul. Karena orang-orang akan menyantap makanan dan minuman yang disuguhkan dengan makan bersama. Momen seperti ini lah yang paling ditunggu pada saat nugal padi.

Tradisi nugal dilaksanakan pada saat lubang untuk menanam benih selesai di buat. Biasnya laki-laki atau para bapak-bapak yang membuat lubang tersebut dengan cara menancapkan atau menujah tanah agar bisa di isi dengan benih padi. 

Setelah nugal telah selesai dan benih tersebut telah menjadi padi, maka proses berikutnya akan dilakukan ngetam atau proses panen padi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: