Viral di Ampera, Anak Jalanan Diduga Hirup Lem Diamankan Polisi
Viral di Ampera, Anak Jalanan Diduga Hirup Lem Diamankan Polisi--Ilustrasi
PALEMBANG, PRABUMULIHPOS.CO – Aksi sejumlah anak jalanan yang diduga menghirup lem perekat di kawasan Jembatan Ampera, Palembang, viral di media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.
Sebuah video yang diunggah akun Instagram “Abang Taun” memperlihatkan beberapa remaja berada di sekitar Jembatan Ampera dan diduga mengonsumsi lem jenis Aibon. Rekaman tersebut kemudian memicu keprihatinan publik karena dianggap membahayakan keselamatan anak serta mengganggu ketertiban di salah satu ikon wisata Kota Palembang.
Menanggapi laporan warga dan viralnya video itu, personel Polsek Ilir Timur I Polrestabes Palembang segera melakukan penyisiran di area Pasar 16 Ilir hingga bawah Jembatan Ampera pada Selasa (26 Mei 2026) sekitar pukul 17.22 WIB.
Dalam proses tersebut, sejumlah anak di bawah umur diamankan untuk pendataan, pemeriksaan awal, serta diberikan pembinaan secara persuasif.
BACA JUGA:Pertamina Drilling dan Halliburton Perkuat Kerja Sama, Bidik Proyek Energi Global
BACA JUGA:Pemerintah Kebut Pembangunan 93 Sekolah Rakyat, Siap Dipakai Juli 2026
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan perlindungan terhadap anak.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang serta keluarga anak-anak tersebut agar penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur perlindungan anak. Menurutnya, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan anak-anak terlindungi dari pengaruh negatif lingkungan dan zat berbahaya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis agar anak-anak jalanan tersebut dapat diselamatkan dari risiko penyalahgunaan zat adiktif maupun pelanggaran hukum di masa depan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa penanganan anak jalanan memerlukan kerja sama berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, keluarga, hingga masyarakat.
BACA JUGA:Baca Novel Bisa Dapat Saldo DANA, Ini Cara Menghasilkan Uang dari Novelah
BACA JUGA:Pertamina Drilling dan Halliburton Perkuat Kerja Sama, Bidik Proyek Energi Global
Ia menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dengan pendekatan yang humanis. Tujuannya agar anak-anak tersebut dapat dibina dan tidak kembali terjerumus dalam perilaku yang merugikan.
Polda Sumsel juga mengimbau orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di ruang publik dan tempat keramaian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
