Gigi yang terjebak atau tertinggal di dalam gusi (impaksi gigi).
Faktor keturunan, meskipun ini sangat jarang terjadi.
Untuk mengetahui penyebab pasti kista gigi, pemeriksaan oleh dokter gigi sangat diperlukan.
BACA JUGA:5 Makanan Kaya Antioksidan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
BACA JUGA:Manfaat Es Batu untuk Kulit, Solusi Alami untuk Jerawat dan Kulit Sehat
Dalam proses diagnosis, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes tambahan seperti rontgen untuk memastikan kondisi gigi dan jaringan di sekitarnya.
Kista gigi sering kali disalahartikan dengan abses gigi. Abses gigi terjadi ketika ada infeksi yang menyebabkan nanah terbentuk di sekitar gigi dan gusi.
Gejala abses bisa berupa sakit gigi, pembengkakan gusi, dan kesulitan membuka mulut.
Sebaliknya, kista gigi tidak selalu berhubungan dengan infeksi dan bisa tumbuh perlahan tanpa gejala yang signifikan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Pengobatan dan Pencegahan Kista Gigi
BACA JUGA:4 Sayuran yang Tidak Disarankan untuk Penderita Kista Ovarium, Apa Saja?
BACA JUGA:Yoga untuk Tidur yang Lebih Tenang, 5 Gerakan Relaksasi yang Efektif dan Bisa Dicoba
Untuk pengobatan kista gigi, ada beberapa langkah yang bisa diambil, di antaranya:
Obat-obatan
Kista gigi yang ukurannya kecil dapat diatasi dengan penggunaan obat-obatan, seperti antibiotik untuk mengobati infeksi, serta obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh kista.
Operasi