Selain itu, penyusutan gusi juga bisa membuka akar gigi yang lebih rentan terhadap rangsangan, serta radang gusi yang turut memperburuk kondisi gigi sensitif.
3. Pengaruh Asam Lambung
Penyakit refluks asam lambung (GERD) juga dapat berkontribusi pada gigi sensitif. Asam dari lambung yang naik ke kerongkongan bisa merusak email gigi jika terjadi secara terus-menerus.
Selain GERD, gangguan pencernaan lainnya seperti gastroparesis atau gangguan makan seperti bulimia juga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi.
BACA JUGA:Segar dan Menyehatkan, Inilah 5 Manfaat Utama Blewah untuk Kesehatan
BACA JUGA:5 Teh Tradisional Korea yang Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Secara Alami
4. Kebiasaan Tidak Sehat
Beberapa kebiasaan buruk, seperti menyikat gigi dengan keras atau menggunakan sikat gigi yang kasar, dapat menyebabkan kerusakan pada email gigi dan memicu sensitivitas.
Selain itu, kebiasaan menggeretakkan gigi saat tidur (bruxism) juga berperan dalam memicu masalah ini.
5. Tindakan Medis
Prosedur tertentu, seperti pemutihan gigi, bisa menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif.
Namun, biasanya efek ini hanya bersifat sementara dan akan mereda seiring waktu apabila gigi dirawat dengan baik.