disway

Warga Prabumulih Soroti Jalan Rusak dan Drainase di Agenda Reses DPRD Sumsel

Warga Prabumulih Soroti Jalan Rusak dan Drainase di Agenda Reses DPRD Sumsel

Warga Prabumulih Soroti Jalan Rusak dan Drainase di Agenda Reses DPRD Sumsel--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Akses jalan menuju gerbang tol di Kota Prabumulih dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius di beberapa titik. Kondisi badan jalan yang berlubang dan tidak rata dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan para pengguna jalan.

Permasalahan ini mencuat dalam agenda reses masa sidang V tahun 2026 anggota DPRD Sumatera Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang berlangsung pada 10 hingga 17 Februari 2026.

Camat Rambang Kapak Tengah (RKP), Satria Karsa, menyampaikan bahwa masyarakat merasa khawatir dengan kondisi jalan tersebut karena berpotensi menimbulkan kecelakaan. Hal itu ia ungkapkan saat kegiatan pertemuan bersama warga di Desa Karangan pada Minggu (15/2/2026).

Selain kerusakan jalan, warga Desa Jungai juga mengeluhkan gorong-gorong yang tidak lagi berfungsi secara maksimal. Saat hujan deras turun, air meluap dan menyebabkan beberapa rumah warga terdampak banjir.

BACA JUGA:Pengurangan Jam Kerja ASN Ramadan 2026, Pemkot Prabumulih: Tunggu Surat Edaran Mendagri

BACA JUGA:Sumur BNG-68 Adera Field Catat Rekor Produksi Berkat Velocity String

Satria menjelaskan bahwa usulan perbaikan sebenarnya telah diajukan kepada Balai Besar terkait. Namun demikian, pihak kecamatan berharap adanya dukungan dari DPRD agar proses penanganan dapat segera direalisasikan.

Dalam reses tersebut, persoalan lain yang turut disampaikan ialah masih adanya tiga desa di Kecamatan RKP yang mengalami blankspot dan belum tersentuh layanan jaringan telekomunikasi.

Koordinator Dapil VI, H. Ahmad Palo, mengungkapkan bahwa kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah turut memengaruhi kemampuan pemerintah dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya harus menyusun skala prioritas dalam menentukan program yang akan dijalankan.

Terkait persoalan jalan dan drainase, DPRD melalui Komisi IV berkomitmen untuk mendorong Balai Besar agar segera mengambil langkah konkret.

BACA JUGA:Sumur BNG-68 Adera Field Catat Rekor Produksi Berkat Velocity String

BACA JUGA:Disdukcapil Prabumulih Imbau Warga Usia 17 Tahun Segera Rekam KTP-el

Rangkaian kegiatan reses juga mencakup kunjungan ke SMAN 2 Prabumulih. Kepala sekolah, Yusrianto, menyampaikan kondisi salah satu bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat dan saat ini hanya ditangani secara darurat.

Bangunan tersebut dimanfaatkan sebagai perpustakaan, ruang kepala sekolah, serta UKS. Selain itu, pihak sekolah mengajukan sejumlah kebutuhan lain seperti pembangunan aula, pembenahan akses jalan di lingkungan sekolah, pembangunan pos keamanan, serta pemasangan conblock pada area lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: