Pemkot Prabumulih Sigap Pulihkan Dokumen Warga Pasca Kebakaran

Pemkot Prabumulih Sigap Pulihkan Dokumen Warga Pasca Kebakaran

Pemkot Prabumulih Sigap Pulihkan Dokumen Warga Pasca Kebakaran--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota Prabumulih segera bertindak untuk memastikan hak administrasi warga tetap terpenuhi setelah kebakaran melanda wilayah tersebut.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Walikota H. Arlan menyerahkan dokumen kependudukan kepada warga terdampak di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, pada Kamis (26/3/2026).

Kepala Disdukcapil, Haryadi, SH, MM., didampingi Kepala Bidang Yan Capil Rivan Iswandi, SE, M.Si., serta Kepala Bidang PIAK Nodyrullah, S.Kom, M.Si., menyerahkan dokumen yang sebelumnya hangus terbakar langsung kepada warga.

“Penyerahan ini merupakan bentuk pelayanan cepat Disdukcapil Prabumulih untuk menjaga hak administrasi masyarakat pascabencana. Kami hadir untuk mendukung warga, terutama di momen-momen sulit seperti ini,” jelas Haryadi.

BACA JUGA:Sat Binmas Turun ke Warga, Dorong Kemandirian Pangan Masyarakat Prabumulih

BACA JUGA:Penerapan UU HKPD 2027 Picu Kekhawatiran PPPK di Prabumulih

Dokumen yang diberikan mencakup Kartu Keluarga (KK), KTP-el, serta akta kelahiran dan kematian.

Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Kota Prabumulih.

Kebakaran terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Suasana tenang di Kelurahan Payu Putat mendadak berubah menjadi panik saat api melahap rumah panggung dua lantai milik salah satu warga. Material kayu rumah yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar, sementara penghuni sedang tertidur.

Upaya warga untuk memadamkan api secara manual tidak berhasil karena besarnya api dan tebalnya asap.

BACA JUGA:Redmi Note 15 SE Siap Meluncur 2 April 2026, Ini Bocoran Awalnya

BACA JUGA:Penerapan UU HKPD 2027 Picu Kekhawatiran PPPK di Prabumulih

Tragedi ini menewaskan tiga orang, yaitu NS (80), SR (44), dan LP (15), yang terjebak di kamar lantai dua. Dua penghuni lainnya berhasil selamat, termasuk Cakra Sailendra, anak pemilik rumah, yang terlihat panik sambil berusaha menolong keluarga yang terperangkap.

Peristiwa ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: