Kebakaran di SMP Muhammadiyah Prabumulih: Penjaga Sekolah Harapkan Bantuan

Kebakaran di SMP Muhammadiyah Prabumulih: Penjaga Sekolah Harapkan Bantuan--Foto: Prabupos
PRABUMULIHPOS.DISWAY.ID - Kebakaran yang terjadi di SMP Muhammadiyah Kota Prabumulih pada Senin dinihari sekitar pukul 01.00 WIB telah meninggalkan trauma mendalam bagi penjaga sekolah, Zulkifli, beserta keluarganya.
Zulkifli, bersama istrinya, memilih untuk menyelamatkan nyawa anak dan cucunya daripada berfokus pada harta benda atau perabot rumah tangga yang ada.
Hingga kini, mereka hanya mengenakan pakaian yang masih melekat di tubuh, sementara seluruh barang berharga di rumah mereka habis terbakar. Selain itu, anak mereka, Ijay Riski Ramadhan (27), yang sedang sakit parah dan tidak bisa bergerak, harus digendong keluar dari rumah yang dilalap api.
"Kami sangat membutuhkan bantuan, terutama pakaian layak pakai dan perabot rumah tangga, karena semuanya telah musnah dalam kebakaran," kata Zulkifli saat ditemui pada Selasa, 19 November 2024.
BACA JUGA:Dua Kali Musibah Kebakaran, SMP Muhammadiyah Prabumulih Rugi Lebih dari Rp 100 Juta
BACA JUGA:DPRD Prabumulih Fokus pada Raperda APBD 2025: Menuju Kesejahteraan Masyarakat
Zulkifli telah bekerja sebagai penjaga SMP Muhammadiyah selama 14 tahun dan tinggal bersama istrinya, Nurlela, serta anaknya yang sakit, Ijay, dan cucunya, Destri. Ketika kebakaran terjadi, Zulkifli tengah berkeliling di sekitar lingkungan sekolah dan melihat api sudah membumbung tinggi dari atas atap sekolah. Tanpa pikir panjang, ia langsung berusaha menyelamatkan nyawa keluarganya dari ancaman api.
"Api berasal dari atap. Jika api datang dari bawah, mungkin anak saya yang sedang sakit sudah tidak bisa diselamatkan. Waktu itu, saya sedang berkeliling sekitar pukul 1 pagi, dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Yang terpenting adalah nyawa keluarga," ungkap Nurlela, istri Zulkifli.
Nurlela juga mengungkapkan rasa kehilangan karena kulkas yang dibeli dengan sistem kredit dan masih belum lunas juga ikut terbakar dalam kebakaran tersebut.
Saat ini, keluarga Zulkifli tinggal di ruang Bimbingan Konseling (BK) SMP Muhammadiyah Prabumulih. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan tempat tinggal sementara bagi mereka.
BACA JUGA:Kasus Mobil Advokat Dibakar, Polres Prabumulih Kirim Bukti ke Laboratorium Forensik
BACA JUGA:Dukung Pendidikan dan Gizi Anak, Polres Prabumulih Bagikan Makanan Bergizi
"Alhamdulillah, Kepala SMP Muhammadiyah telah memberikan kami tempat tinggal di ruang BK. Kami berharap sekolah ini segera mendapatkan perhatian, dan segala kerusakan yang ditimbulkan akibat kebakaran dapat segera diperbaiki," harap Nurlela.
Kebakaran yang melanda SMP Muhammadiyah Prabumulih ini merupakan kejadian kedua kalinya setelah sebelumnya pada bulan Agustus, ruang perpustakaan terbakar. Kali ini, yang terdampak adalah ruang UKS, ruang penjaga sekolah, dan ruang guru olahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: