Suka Duka Pantarlih Saat Melaksanakan Tugas di Lapangan

Suka Duka Pantarlih Saat Melaksanakan Tugas di Lapangan

Ita Purnamasari bersama Pantarlih lainnya saat melaksanakan tugas di lapangan Foto; Eka/ PP--

 PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO.ID - Menjadi Panitia Pemutahiran Daftar Pemilih (Pantarlih) untuk pemilihan umum tahun 2024, merupakan bagian terpenting dalam mensukseskan pelaksanaan pemilu mendatang. Pasalnya tolak ukur kesuksesan suatu pesta demokrasi ketika semua masyarakat mendapatkan haknya untuk memilih dan menyalurkan haknya.

BACA JUGA:Ini alasan 3 PPS Di Prabumulih Memilih Mundur

Untuk mendapatkan hak memilih tersebut maka tugas pantarlih di lapangan lah yang harus melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih sementara, yang didapatkan dari Komisi Pemilihan Umum untuk dicek ke lapangan langsung.

BACA JUGA:Peringati Isra Miraj, Tokoh Pemuda Payuputat Gelar Sunat Massal

Berbagai suka duka dialami oleh para pantarlih saat melaksanakan tugas di lapangan, diantaranya seperti yang dituturkan oleh Ita Purnamasari pantarlih TPS 42 Kelurahan Wonosari kecamatan Prabumulih Utara. 

BACA JUGA:Bahagianya Siswa Paud Al Firdaus Masak Bolu Kukus

Ibu tiga anak ini, menuturkan kesan perjalanan sangat banyak rintangan yang dihadapi, meski tidak begitu ekstrem seperti di daerah lain yang terdiri dari daerah perairan, namun di Kota Prabumulih, lebih pada jalan yang naik turun, di kejar anjing, ketemu orang gila, kepanasan dan  kehujanan adalah hal yang tidak bisa dihindari.

BACA JUGA:Hujan Deras Disertai Petir, ABG di Baturaja Maen Hape Sambil Dicas Nasibnya Memilukan

"Selama melaksanakan tugas kurang lebih satu minggu ini sangat banyak pertemuan di lapangan, saya makin banyak melihat tipikal orang yang berbeda beda," ujar Ita.

BACA JUGA:Ini alasan 3 PPS Di Prabumulih Memilih Mundur

Apalagi menjadi petugas pantarlih menambah pengetahuan kedaerahan yang selama ini tidak diketahui olehnya. "Kami keluar masuk ke permukiman warga yang Bahkan kami tidak pernah melewati sebelumnya, namun berka bekerjasama dengan bapak dan ibu RT dan RW setempat, akhirnya kita bisa menyelesaikan tantangan satu demi satu," ujarnya.

BACA JUGA:Ini Kunci Kesungguhan Belajar dan Nyantri Dengan Baik

Wanita ini, memetik Pelajaran sebagai petugas pantarlih, harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada warga, bisa mengetahui alamat para warga Prabumulih, dan terus bisa memberitahu bagi anak yg sudah cukup umur bisa ikut memilih dan harus punya KTP elektronik.

BACA JUGA:Tiga Tahun Dikerjakan Jembatan Titian Desa Talang Batu Selesai, Anggarannya Miliaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: