Ini Permintaan Mendikbudristek kepada Kepala Daerah, Sangat Serius & Mendesak!

Ini Permintaan Mendikbudristek kepada Kepala Daerah, Sangat Serius & Mendesak!

Mendikbudristek, Nadiem Makarim--

PRABUMULIHPOS.CO.ID -  Mendikbudristek Nadiem Makarim meminta kepala daerah untuk mengangkat guru penggerak menjadi kepala sekolah atau pengawas.

Harapan itu disampaikan Menteri Nadiem saat berdialog dengan 170 pemangku kepentingan Program Guru Penggerak (PGP), sekolah penggerak, program organisasi penggerak (POP) di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa, Jumat 6 Januari 2023 kemarin.

BACA JUGA:Bakal Ada Tersangka Baru?, KPK Pastikan Kasus Dana Hibah Pemprov Jatim Ada Kaitan dengan Eksekutif

"Kami (Kemendikbudristek) memilih guru-guru penggerak hebat, kepala sekolah penggerak, organisasi penggerak karena berani berinovatif, idealis, dan selalu memprioritaskan murid,” tutur Menteri Nadiem dikutip dari jpnn.com, Sabtu 7 Januari 2023.

Nadiem mengatakan ujung tombak transformasi pendidikan melalui Merdeka Belajar sepenuhnya berada pada guru dan kepala sekolah. Bukan di tangan pemerintah, tetapi masing-masing sekolah.

Dia menyebutkan tujuan dari program guru penggerak (PGP) adalah menjadikan guru sebagai pemimpin transformasi pendidikan.

BACA JUGA:Jembatan Musi III, Bakal Jadi Satu-satunya di Indonesia Jembatan Terowongan Dalam Air

BACA JUGA:Ternyata Disini Jembatan Musi III dan Musi V, Kamu Tahu Nggak?

Untuk itu, lanjut Menteri Nadiem, guru penggerak tidak akan bermakna besar bagi daerah, jika para kepala daerah tidak mengangkat mereka menjadi kepala sekolah atau pengawas.

Menurutnya, guru-guru penggerak ini mampu memberikan perubahan besar bagi dunia pendidikan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Mendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.

“Ini adalah hak bagi setiap guru penggerak untuk menjadi kepala sekolah maupun pengawas. Kami berikan mereka posisi sebagai pemimpin supaya bisa membuktikan dan mendorong gerakan transformasi pendidikan,” ungkapnya.

BACA JUGA:Ada 10 Formasi untuk Lulusan SMA Hingga S1 CPNS Kemenkumham 2023

Turut hadir dalam dialog ini, anggota Komisi X DPR RI Adriana Charlotte Dondokambey, dan Sofyan Tan. Keduanya mengapresiasi inovasi-inovasi yang diluncurkan Kemendikbudristek melalui kebijakan Merdeka Belajar.  “Merdeka Belajar ini bagus dan pantas dilaksanakan di era milenial ini. Merdeka Belajar adalah solusi bagi pendidikan untuk menuju perubahan yang lebih baik,” tutur Adriana.

Senada itu, Sofyan Tan menyampaikan Kemendikbduristek saat ini memiliki berbagai inovasi yang dibungkus melalui Merdeka Belajar. Menurutnya, Merdeka Belajar ini menjadikan warga pendidikan bebas mengeluarkan berbagai inovasi dan kreasi.

BACA JUGA:Ini SE MenPAN-RB Terbaru di Awal 2023, PNS, PPPK & PPNPN Wajib Tahu

BACA JUGA:Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Laporan Dirut Taspen, Kamaruddin Serahkan Ribuan Video Porno

Sofyan Tan juga mengatakan bahwa melalui guru penggerak, sumber daya manusia di Indonesia akan menjadi lebih baik. Guru penggerak itu adalah orang yang idealis. Dia orang pintar, tetapi tidak mengejar pekerjaan yang mendapatkan uang.

"Guru penggerak itu adalah agen perubahan, change maker,” pungkas Sofyan Tan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: